Salah satu cara manusia
saat itu untuk mengumpulkan makanan dengan adalah dengan cara mendomestikasi
hewan liar menjadi hewan peliharaan. Hewan yang mengalami domestikasi hidupnya
dikuasai sepenuhnya oleh manusia dan membawa manfaat ekonomis bagi manusia.
Hewan yang didomestikasi biasanya menjadi relatif stabil dan sulit berubah
menjadi liar kembali. Namun hewan yang terdomestikasi kadang dapat menjadi liar
kembali dan biasa disebut feral.
Istilah
domestikasi seringkali dikacaukan dengan istilah “penjinakan” (tame) . Bedanya adalah hewan yang
dijinakan masih menyimpan sifat-sifat liarnya yang sewaktu-waktu bisa keluar.
Hasil dari mendomestikan hewan liar adalah manusia menguasai hidupnya secara
penuh untuk dimanfaatkan secara ekonomis. Karena itu manusia harus bertanggung
jawah atas kehidupan hewan tersebut seperti menyediakan kebutuhan pakanya dan
mengatur pengembangbiakan atau reproduksinya.
Era modern ini, dalam
mendomestikan hewan liar manusia menggunakan berbagai ilmu yang saling
berkaitan. Keterlibatan ilmu tersebut diantaranya adalah ilmu palaentologi,
arkeologi, anatomi komparatif, embriologi, faal, genetika dan lain sebagainya.
Proses domestikasi ditandai denagan adanya perubahan-perubahan anatomik dan
tingkah laku hewan, namun tidak pada keadaan faalinya. Misalnya, antara hewan
liar dengan hewan yang sudah terdomestikasi dapat berbeda dalam panjang
kakinya, panjang badannya, bentuk kepalanya, panjang ekornya dan sebagainya.
Namun fungsi (faal) organ tubuhnya (pernafasan, pencernaan, peredaran darahnya, dsb.) masih tetap.
Domestikasi
ternak dan tanaman merupakan salah satu pengaruh dari berkembangnya peradaban
manusia.Hal ini juga beriringan dengan berkembangnya ilmu pengatahuan dan
kehidupan sosial yang membuat sistem peternakan maupun pertanian semakin
produktif. Tak bisa dipungkiri, dulu manusia purba yang hidup di jaman batu tua
(Old Stone Age) masih menggunakan sistem berburu dan mengumpulkan
makanan. Mereka membentuk kelompok- kelompok kecil dan belum membentuk sebuah
tatanan masyarakat seperti saat ini. Hukum rimba merupakan hokum yang berlaku
saat itu, siapa yang kuat adalah pemenangnya. Selain ancaman dari kelompok
lain, ancaman besar lainya adalah dari hewan karnivora atau hewan predator.
Karena manusia saat itu masih hidup di alam terbuka. Namun, manusia merupakan
ciptaan tuhan yang paling sempurna. Manusia memiliki akal pikiran yang akan
terus menemukan teknologi- teknologi baru. Awal terjadinya proses domestikasi
belum diketahui waktunya secara pasti.
0 komentar:
Post a Comment