Identifikasi betujuan untuk membedakan antara hewan satu dengan hewan lainnya atau sebagai tanda pengenal.
Identifikasi ini digunakan terutama untuk hewan yang mempunyai warna bulu dan
bentuk tubuh yang mirip. Selain itu digunakan juga untuk membedakan hewan yang
dipakai dalam penelitian, untuk recording
(program breeding),
tanda kepemilikan hewan kesayangan dan hewan yang pelihara pada farm yang luas.
Teknik identifikasi hewan dibagi 2, yaitu secara tradisional dan modern.
Teknik tradisional dengan cara membakar permukaan kulit di
bagian belakang tubuhnya dengan besi pijar yang telah dipanaskan. Teknik yang modern mempunyai jenisnya seperti ear
tagging, tattooing, kalung nomor, branding dan ear
notching.
Ear Tagging
Yaitu dengan cara
pemasangan nomor yang terbuat dari plastik keras seperti memasang anting pada
manusia. Teknik ini permanen sehingga tidak bisa dihapus atau dicopot, kecuali
dengan merusaknya.
Tattooing
| britishwhite.com |
Tatto ditempelkan pada
daun telinga bagian dalam (medial) atau di pangkal ekor sebelah dalam yang
tidak berbulu.Teknik ini bersifat permanen dan kelemahanya adalah tattoo harus
dilihat dari dekat.
Kalung Nomor
| etsy.com |
Peternak biasanya lebih
senang menggunakan teknik identifikasi
dengan kalung nomor. Kalung nomor tersebut berbentuk plat nomor dan terbuat
dari logam aluminium atau logam yang tidak berkarat. Kelebihanya adalah mudah
dilihat dan tidak menyakiti ternak.Kelemahannya adalah kalung tersebut sering
terlepas dan hilang.
Branding
| howlingduckranch.wordpress.com |
Merupakan teknik
identifikasi paling lama yang dikenal di kalangan peternak. Teknik ini
menggunakan besi stempel yang dipanaskan atau didinginkan pada suhu beku.
Teknik ini bersifat permanen karena merupakan luka bakar.
Ear Notching
| travel.nationalgeographic.com |
Daun telinga digunting
sebagian (proximal, tengah dan distal) untuk memberikan kode. Teknik ini kurang
disukai peternak karena menyakiti hewan ternak. Sering dipakai pada ternak
sapi, domba dan babi.
Pada Ayam atau Unggas
| rudyyou-farm.com |
Tanda pengenal dibuat
dalam bentuk gelang aluminium yang diukirkan nomor lalu dilingkarkan pada
pangkal sayap (wing tag) atau
kaki (ceker). Teknik ini juga bisa digunakan
pada ternak sapi dengan dililitkan pada pangkal ekor.
Tanda Pengenal
Sementara
Tanda ini bersifat
sementara, sering digunakan dalam transportasi ternak, untuk deteksi birahi, pemberantasan penyakit dan culling (pengafkiran).
Tanda ini dapat dibuat menggunakan cat semprot atau spidol (huruf atau angka)
di bagian punggung ternak.

0 komentar:
Post a Comment