1.
Kelinci jangan terlalu over exposed dengan
matahari atau sebaliknya jangan kehujanan (lembab parah), mereka paling baik
hidup dalam suhu yang sejuk cenderung dingin (kecuali bayi kelinci). Kelinci
yang ditaruh dalam cuaca dan kondisi yang terlalu panas bisa menyebabkan heat
stroke dan menjadi tidak produktif serta cenderung terserang penyakit.
2.
Jangan pernah letakan kandang kelinci di tempat yang terkena angin langsung,
karena dapat menyebabkan kembung yang berujung mencret dan kematian. Kalau
dipelihara outdoor, usahakan kelinci
punya tempat berlindung dari hujan dan angin.
3.
Berikan pelet secukupnya dua kali sehari dan selalu sediakan air minum. Selain
pelet, kelinci butuh sayuran segar dan buah-buahan dan hay untuk kecukupan
gizinya. Tidak semua buah dan sayur baik untuk kelinci, beberapa diantaranya
mematikan.
4. Ajak
keluar biar bermain dan melompat sedikitnya setengah jam setiap hari. Hal ini
untuk melatih otot kelinci dan mencegah obesitas. Sama seperti manusia, kelinci
butuh olahraga. Kecuali kandang yang disediakan untuk kelinci cukup luas untuk
mereka berlari-larian.
5. Untuk
kelinci yang berbulu panjang selalu bersihkan dan gunting bagian bulu yang
menjadi gimbal yang terkena kotoran dan kencingnya. Sediakan waktu untuk
menyisirnya, untuk mencegah gimbal semakin parah (kalau parah harus dicukur).
Kelinci yang rapih dan bersih tentu akan lebih baik bagi si kelinci maupun owner.
6. Jika
kandangnya beralas kawat, sediakan sepetak keramik (bagian yang tidak licin
menghadap atas) biar kelinci kamu bisa istirahat. Bila kelinci kakinya terlalu
diekspose di kawat, dapat menyebabkan kaki kelinci luka.
7.
Kelinci bisa dipelihara sendirian atau berkelompok, jika di alam bebas kelinci
bisa juga berkelompok, namun jika dalam kandang usahakan satu kandang satu
kelinci, karena kelinci umumnya bersifat teritorial. Jangan pernah menyatukan 2
kelinci jantan dalam 1 kandang. Karena bisa mengakibatkan perkelahian yang
berujung kematian atau luka parah. Kelinci bila dipeliharan sendirian cenderung
akan lebih penurut dan dekat dengan manusia. Namun nantinya akan agak sulit
dikenalkan dengan kelinci lainnya.
8.
Bersihkan kandangnya 2-3 hari sekali, karena kelinci bisa pusing dan sakit bila
bau pee sudah sangat menyengat. nafsu makan akan menurun, dan beberapa kelinci
jadi uring-uringan.
9.
Berikan mereka mainan gigi-gigitan untuk mencegah giginya tumbuh tak
terkendali.
10.
Pemberian treat/camilan diperbolehkan, asal jangan diberikan yang manis2
terlalu banyak, karena dapat mengakibatkan masalah pencernaan. camilan paling
sehat adalah apel.
11.
Jangan pernah berikan makanan manusia, seperti coklat wafer, permen, susu, dll.
Walaupun kelincinya doyan dan meminta. Mungkin ada beberapa kelinci kuat dan
tidak masalah. Tapi itu tetap berbahaya bagi pencernaan dan kesehatan mereka.
Salah satu efek negatif yang paling kecil adalah kerontokan bulu. Seperti
memperlakukan anak balita, kita sebagai orang tua lebih tau apa yang boleh dan
tidak.
12.
JANGAN PERNAH angkat kelinci dengan menarik ke 2 telinganya atau seperti
angkat anjing di perut. Selipkan tanganmu di antara kaki depan dan belakang (dadanya),
lalu satu tangan lagi serok pantatnya.
13.
Untuk kelinci kecil, jangan terlalu sering diangkat, hindari anak-anak kecil
yang berniat menggendong mereka dengan cara sendiri. Perlu diingat, kelinci
bukan mainan, bukan juga boneka. awasi saat mereka bermain dengan kelinci.
Bukan berarti kita membela kelinci dibanding kesenangan anak, tapi kita mencari
jalan terbaik buat si kelinci dan juga anak kita.

0 komentar:
Post a Comment