Thursday, 2 April 2015

Memelihara dan Menangani Kelinci

1. Kelinci jangan terlalu over exposed dengan matahari atau sebaliknya jangan kehujanan (lembab parah), mereka paling baik hidup dalam suhu yang sejuk cenderung dingin (kecuali bayi kelinci). Kelinci yang ditaruh dalam cuaca dan kondisi yang terlalu panas bisa menyebabkan heat stroke dan menjadi tidak produktif serta cenderung terserang penyakit.


2. Jangan pernah letakan kandang kelinci di tempat yang terkena angin langsung, karena dapat menyebabkan kembung yang berujung mencret dan kematian. Kalau dipelihara outdoor, usahakan kelinci punya tempat berlindung dari hujan dan angin.
3. Berikan pelet secukupnya dua kali sehari dan selalu sediakan air minum. Selain pelet, kelinci butuh sayuran segar dan buah-buahan dan hay untuk kecukupan gizinya. Tidak semua buah dan sayur baik untuk kelinci, beberapa diantaranya mematikan.
4. Ajak keluar biar bermain dan melompat sedikitnya setengah jam setiap hari. Hal ini untuk melatih otot kelinci dan mencegah obesitas. Sama seperti manusia, kelinci butuh olahraga. Kecuali kandang yang disediakan untuk kelinci cukup luas untuk mereka berlari-larian.
5. Untuk kelinci yang berbulu panjang selalu bersihkan dan gunting bagian bulu yang menjadi gimbal yang terkena kotoran dan kencingnya. Sediakan waktu untuk menyisirnya, untuk mencegah gimbal semakin parah (kalau parah harus dicukur). Kelinci yang rapih dan bersih tentu akan lebih baik bagi si kelinci maupun owner.
6. Jika kandangnya beralas kawat, sediakan sepetak keramik (bagian yang tidak licin menghadap atas) biar kelinci kamu bisa istirahat. Bila kelinci kakinya terlalu diekspose di kawat, dapat menyebabkan kaki kelinci luka.
7. Kelinci bisa dipelihara sendirian atau berkelompok, jika di alam bebas kelinci bisa juga berkelompok, namun jika dalam kandang usahakan satu kandang satu kelinci, karena kelinci umumnya bersifat teritorial. Jangan pernah menyatukan 2 kelinci jantan dalam 1 kandang. Karena bisa mengakibatkan perkelahian yang berujung kematian atau luka parah. Kelinci bila dipeliharan sendirian cenderung akan lebih penurut dan dekat dengan manusia. Namun nantinya akan agak sulit dikenalkan dengan kelinci lainnya.
8. Bersihkan kandangnya 2-3 hari sekali, karena kelinci bisa pusing dan sakit bila bau pee sudah sangat menyengat. nafsu makan akan menurun, dan beberapa kelinci jadi uring-uringan.
9. Berikan mereka mainan gigi-gigitan untuk mencegah giginya tumbuh tak terkendali.
10. Pemberian treat/camilan diperbolehkan, asal jangan diberikan yang manis2 terlalu banyak, karena dapat mengakibatkan masalah pencernaan. camilan paling sehat adalah apel.
11. Jangan pernah berikan makanan manusia, seperti coklat wafer, permen, susu, dll. Walaupun kelincinya doyan dan meminta. Mungkin ada beberapa kelinci kuat dan tidak masalah. Tapi itu tetap berbahaya bagi pencernaan dan kesehatan mereka. Salah satu efek negatif yang paling kecil adalah kerontokan bulu. Seperti memperlakukan anak balita, kita sebagai orang tua lebih tau apa yang boleh dan tidak.

12. JANGAN PERNAH angkat kelinci dengan menarik ke 2 telinganya atau seperti angkat anjing di perut. Selipkan tanganmu di antara kaki depan dan belakang (dadanya), lalu satu tangan lagi serok pantatnya.

13. Untuk kelinci kecil, jangan terlalu sering diangkat, hindari anak-anak kecil yang berniat menggendong mereka dengan cara sendiri. Perlu diingat, kelinci bukan mainan, bukan juga boneka. awasi saat mereka bermain dengan kelinci. Bukan berarti kita membela kelinci dibanding kesenangan anak, tapi kita mencari jalan terbaik buat si kelinci dan juga anak kita.

About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Post a Comment


iklan

 

Copyright © Satwaku.com. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com